Pasar
modal berkembang dapat diidentifikasi melalui suatu negara, apakah negara
tersebut merupakan negara maju atau tergolong negara berkembang. Indikatornya
adalah pendapatan perkapita dari suatu negara, biasanya yang termasuk dalam
negara berpenghasilan rendah sampai menengah. Namun karakteristik yang paling
mencolok adalah dilihat nilai kapitalisasi pasarnya yaitu banyaknya perusahaan
yang tercatat, kumulatif volume perdagangan, keketatan peraturan pasar modal,
hingga kecanggihan dan kultur investor domestiknya.
Investor asing menanamkan modal di negara berkembang dengan alasan umum yaitu negara berkembang potensi pasarnya belum tergali seluruhnya. Selain itu untuk menarik sumber daya alam, upah tenaga kerja yang masih murah, dan sebagai sasaran produk dan jasa. Alasan lainya adalah perbedaan yang mencolok dengan negara maju, negara berkembang itu dikategorikan bertumbuh (growth) sementara negara maju itu matang (matur). Hal ini bisa diartikan bahwa negara berkembang lebih mempunyai daya tarik dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan otomatis disertai return yang tinggi pula. Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator agregat dari industri di suatu negara. Sebagai contoh bisnis telekomunikasi berbasis internet yang mempunyai pelayanan baik terbatas di kota-kota besar saja, di beberapa daerah ini merupakan pangsa pasar yang baru.
Negara berkembang nomor 2 yang megalami kemajuan luar biasa di bidang pasar modal. Hanya dalam tempo kurang dari 5 tahun Cina berhasil mendirikan 4 bursa efek dan 7 bursa berjangka. Pertumbuhan ekonomi china tahun 1998 sebesar 9,6% telah mengangkat GNP perkapita menjadi US$ 1.055. pada saat Negara-negara Asia krisis, China luput dari krisis. Pemerintahan yang menggunakan system satu partai yaitu komunis telah berhasil menstabilkan politik DN dan terjaminnya rasa ama di amsyarakat. System ekonomi yang berubah dari system tertutup (komunis) menjadi system ekonomi terbuka (pasar bebas) telah membawanya menuju kemakmuran.
· Bursa efek
STAQ (securities trading automated quotation system) merupakan bursa efek ansional yang beroperasi di kota-kota besar di china, mulai kota propinsi, kotamadya, dan kabupaten dalam satu jaringan system perdagangan. Hanya dalam waktu 6 tahun dari 1988 ke 1994, jumlah seluruh anggota bursa mencapai 350 perusahaan. Juni 1994, sudah mendapat sambungan jaringan dengan Shanghai Stock Exchange dan Shenzhen Stock Exchange dan terjadi Intermarket trading system. STAQ menggunakan system dealer driven, dimana pembentukan harga saham dilakukan para marketmaker, yaitu tawaran harga beli dan tawaran harga jual suatu saham dating dari para anggota bursa yang menjadi market maker untuk jenis saham tertentu.
Shanghai stock exchange dan Shenzhen stock exchange menggunakan order driven, dimana proses pembnetukan harga saham dilakukan oleh para investor dengan harga terbaik atau price priority. Price priority adalah tawaran harga beli tertinggi lebih diutamakan untuk dilakukan transaksi terlebih dahulu, sedangkan tawaran harga jual terendah akan mendapatkan prioritas untuk dilakukan traksaksi terlebih dahulu, dan tawaran harga tsb berasal dari para investor secara lelang (berebut dan bersaing).
Shanghai stock exchange memiliki 554 anggota perusahaan dari semua propinsi, kotamadya dan daerah otonom di seluruh China. Di samping itu, masih ada 25 broker asing sebagai pemegang seat. Jumlah total seat mencapai 3700 seat yang menempati 8 trading floor.selain itu membuka 23 lokasi pusat-pusat perdagangan (exchange center) yang tersebar di berbagai propinsi. Produk yang diperdagangkan saham, obligasi perusahaan, dan obligasi pemerintah.
· Bursa berjangka
Bagi investor efek, bursa berjangka sangat penting sebagai tempat untuk melakukan hedging saham yaitu tindakan melindungi asset yang dimiliki dengan cara menutup kontrak jual atau kontrak beli di pasar berjangka untuk mengurangi kemungkinan kerugian yang akan diderita.
Konsekuensi pasar modal berkembang adalah nilai
kapitalisasi pasarnya yang kecil. Ukuran suatu kapitalisasi pasar
biasanya dilihat dari rasio perbandingan dengan nilai produk domestik bruto
suatu negara. Selain itu konsekuensi lainnya adalah terdapatnya
volume transaksi perdagangan yang tipis (thin trading) yang disebabkan oleh
ketidaksingkronan perdagangan (non-syncronous trading) di pasar.
Perdagangan yang tidak singkron disebabkan oleh banyaknya sekuritas yang
teracatat tidak seluruhnya diperdagangkan, artinya terdapat beberapa waktu
tertentu dimana suatu sekuritas tidak terjadi transaksi (Hartono, 2003).
Investor asing menanamkan modal di negara berkembang dengan alasan umum yaitu negara berkembang potensi pasarnya belum tergali seluruhnya. Selain itu untuk menarik sumber daya alam, upah tenaga kerja yang masih murah, dan sebagai sasaran produk dan jasa. Alasan lainya adalah perbedaan yang mencolok dengan negara maju, negara berkembang itu dikategorikan bertumbuh (growth) sementara negara maju itu matang (matur). Hal ini bisa diartikan bahwa negara berkembang lebih mempunyai daya tarik dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan otomatis disertai return yang tinggi pula. Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator agregat dari industri di suatu negara. Sebagai contoh bisnis telekomunikasi berbasis internet yang mempunyai pelayanan baik terbatas di kota-kota besar saja, di beberapa daerah ini merupakan pangsa pasar yang baru.
Dengan
diperkenalkannya investor asing ke pasar tentu saja berfungsi sebagai katalis
yang mendorong investasi lokal. Modal asing yang masuk ke negara tertentu
mendorong bisnis di negara tersebut tumbuh dengan laju yang lebih cepat
dibandingkan jika hanya memobilisasi sumber daya domestik saja. Aliran dana
yang berasal dari portofolio investment ini sering dikawatirkan oleh pemerintah
sebagai investasi spekulatif dan cenderung syarat akan aksi ambil untung
(profit taking) di pasar modal. Selanjutnya dana seperti ini dapat menimbulkan
ketidakstabilan ekonomi domestik.
Peran pemerintah sebaiknya
mampu menjadi guarantor yang memberikan jaminan kepada investor baik domestik
maupun asing. Kepastian ini bisa berupa kepastian hukum, kepastian kondisi
politik untuk terus menjaga pertumbuhan ekonomi yang saling sinkron satu dengan
yang lain. Kepastian hukum dan kondisi politik berkaitan erat dengan faktor
budaya sumber daya manusia. Pemerintah yang bersih juga sangat berpengaruh pada
tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara.
Pasar modal tidak dikuasai oleh sebagian pihak saja melainkan bergerak bersama-sama
antara pemerintah, pelaku bisnis dan masyarakat.
Pemerintah juga sebaiknya terus memberikan sosialisasi kepada
masyarakat supaya berani menjadi investor domestik. Sehingga pertumbuhan
ekonomi terus meningkat dan terjaga, kestabilan pasarpun terjaga dengan baik
dengan adanya iklim investasi yang sama-sama menguntungkan. (Christin).
Contoh Negara berkembang
2.ChinaNegara berkembang nomor 2 yang megalami kemajuan luar biasa di bidang pasar modal. Hanya dalam tempo kurang dari 5 tahun Cina berhasil mendirikan 4 bursa efek dan 7 bursa berjangka. Pertumbuhan ekonomi china tahun 1998 sebesar 9,6% telah mengangkat GNP perkapita menjadi US$ 1.055. pada saat Negara-negara Asia krisis, China luput dari krisis. Pemerintahan yang menggunakan system satu partai yaitu komunis telah berhasil menstabilkan politik DN dan terjaminnya rasa ama di amsyarakat. System ekonomi yang berubah dari system tertutup (komunis) menjadi system ekonomi terbuka (pasar bebas) telah membawanya menuju kemakmuran.
· Bursa efek
STAQ (securities trading automated quotation system) merupakan bursa efek ansional yang beroperasi di kota-kota besar di china, mulai kota propinsi, kotamadya, dan kabupaten dalam satu jaringan system perdagangan. Hanya dalam waktu 6 tahun dari 1988 ke 1994, jumlah seluruh anggota bursa mencapai 350 perusahaan. Juni 1994, sudah mendapat sambungan jaringan dengan Shanghai Stock Exchange dan Shenzhen Stock Exchange dan terjadi Intermarket trading system. STAQ menggunakan system dealer driven, dimana pembentukan harga saham dilakukan para marketmaker, yaitu tawaran harga beli dan tawaran harga jual suatu saham dating dari para anggota bursa yang menjadi market maker untuk jenis saham tertentu.
Shanghai stock exchange dan Shenzhen stock exchange menggunakan order driven, dimana proses pembnetukan harga saham dilakukan oleh para investor dengan harga terbaik atau price priority. Price priority adalah tawaran harga beli tertinggi lebih diutamakan untuk dilakukan transaksi terlebih dahulu, sedangkan tawaran harga jual terendah akan mendapatkan prioritas untuk dilakukan traksaksi terlebih dahulu, dan tawaran harga tsb berasal dari para investor secara lelang (berebut dan bersaing).
Shanghai stock exchange memiliki 554 anggota perusahaan dari semua propinsi, kotamadya dan daerah otonom di seluruh China. Di samping itu, masih ada 25 broker asing sebagai pemegang seat. Jumlah total seat mencapai 3700 seat yang menempati 8 trading floor.selain itu membuka 23 lokasi pusat-pusat perdagangan (exchange center) yang tersebar di berbagai propinsi. Produk yang diperdagangkan saham, obligasi perusahaan, dan obligasi pemerintah.
· Bursa berjangka
Bagi investor efek, bursa berjangka sangat penting sebagai tempat untuk melakukan hedging saham yaitu tindakan melindungi asset yang dimiliki dengan cara menutup kontrak jual atau kontrak beli di pasar berjangka untuk mengurangi kemungkinan kerugian yang akan diderita.
home
Home
Post a Comment